Sejarah perkembangan Nintendo dari masa ke masa

Nintendo didirikan tahun 1889 di Kyoto, Jepang oleh Fusajiro Yamauchi; awalnya sebagai perusahaan pembuat kartu, mereka baru membuat konsol gaming pada tahun 1977.
Saat ini, terdapat beberapa tokoh di Nintendo, yaitu Satoru Iwata (Global President), Shigeru Miyamoto (EAD Ganeral Manager), Reggie Fils-Aime (President Nintendo of America), dan Satoru Shibata (President Nintendo of Europe)

Color TV Game
(1977-1980)

 olor TV Game adalah “konsol” pertama buatan Nintendo, konsol ini dibuat dalam 6 macam, yaitu Color TV-Game 6, Color TV-Game 15, Color TV-Game 112, Color TV-Game Block Breaker, dan Computer TV-Game.

 Nintendo Entertainment System (NES) / Family Computer (Famicom)
(1983-2003)

 

 NES/Famicom mungkin jadi konsol pertama yang dikenal orang-orang di luar Jepang, termasuk Indonesia.

Dibuat pada tahun 1983, pada awalnya Family Computer (Famicom) dirilis di Jepang sana berbarengan dengan tiga game yaitu Donkey Kong, Donkey Kong Junior, dan Popeye. Dua tahun kemudian, 1984, Famicom dirilis di Amerika Serikat, dengan nama Nintendo Entertainment System (NES); pada tahun 1986, NES pun dirilis di wilayah Eropa.

NES terkenal dengan warna khasnya yaitu abu-merah (putih-merah di Jepang), dan kontrolernya yang berbentuk kotak dengan tombol A-B, Start-Select, dan tombol 4 arah.
Penjualan NES di dunia internasional bisa dibilang sangat fenomenal pada jamannya, yaitu sebanyak 61,91 juta unit.

Walaupun produksinya sudah dihentikan pada tahun 1995 (2003 di Jepang), hingga saat ini orang-orang masih dapat merasakan bermain NES, baik melalui konsol “jadi-jadian” yang meng-kopi NES, Emulator NES, dan Virtual Console di Wii/Wii U/3DS.

 Untuk urusan game, NES memiliki beberapa game terkenal, mulai dari game first-party seperti Mario, Zelda, Metroid, hingga game third-party seperti Megaman.
Super Mario Bros., Super Mario Bros. 2, dan Super Mario Bros. 3 adalah tiga game dengan penjualan tertinggi, masing-masing sebesar 40,23 juta kopi, 10 juta kopi, dan 18 juta kopi.

 

 Super Nintendo Entertainment System (SNES) / Super Family Computer (Super Famicom)
(1990-2003)

 

 Dikenal sebagai SNES di dunia internasional, dan Super Famicom di negara asalnya, kedua konsol ini bisa dibilang sebagai versi upgrade konsol sebelumnya (NES/Famicom). SNES/Super Famicom dirilis pada tahun 1990 di Jepang, dan 1991 di Amerika Serikat (kemudia 1992 di Eropa),

SNES merajai persaingan konsol 16-bit di jamannya, tentu saja dengan persaingan ketat dari Sega Genesis/Megadrive dan Neo-Geo.
Dari segi penjualan, SNES terjual sebanyak 49,10 juta unit di seluruh dunia, dan berada di peringkat ke-3 dari daftar konsol Nintendo paling laris (ke-1 Wii, ke-2 NES).

Dari bentuk kontroler, SNES memiliki perubahan signifikan dari pendahulunya; fisiknya berubah menjadi lebih bulat di ujung kiri-kanan, dan terdapat tambahan tombol sehingga menjadi A-B-X-Y, Start-Select, dan 4 tombol arah.
Kontroler SNES inilah yang kelak akan menjadi dasar penempatan tombol pada konsol-konsol modern baik dari Nintendo sendiri dan perusahaan lain seperti Sony PlayStation dan Microsoft Xbox.

 Untuk urusan game, SNES memiliki beberapa game terkenal, baik dari seri Mario, Zelda, dan Metroid, hingga seri lain seperti Harvest Moon dan Doom.
Tiga game dengan penjualan tertinggi di SNES adalah Super Mario World, Donkey Kong Country, dan Super Mario Kart, dengan penjualan masing-masing 20,60 juta kopi, 9 juta kopi, dan 8 juta kopi

 

 Nintendo 64 (N64)
(1996-2003)

 

 Sesuai namanya, N64 adalah konsol Nintendo pertama yang mengadopsi teknologi 64-bit, teknologi ini memungkinkan game tersaji dengan grafis yang lebih baik dan dalam tampilan 3 dimensi.

N64 bersaing dengan Sony PlayStation dan Sega Saturn pada masanya; namun sayang, di dunia internasional N64 kalah bersaing dengan PlayStation yang angka penjualannya mencapai 102,49 juta unit, sementara N64 hanya terjual 32,93 juta unit.
di Indonesia, N64 pun kalah pamor dengan PlayStation, hal ini terutama disebabkan oleh berkembanganya pembajakan “kaset” game PlayStation sehingga harganya menjadi sangat murah (hingga 500 rupiah).
Karena pembajakan tersebut, kebanyakan orang lebih memilih PlayStation, bahkan sampai muncul anakedot yang menyebutkan bahwa “Nintendo = Konsol murah, game mahal; Sony = Konsol mahal, game murah”.

N64 memiliki kontroler yang unik, atau bahkan bisa dibilang aneh. Kontroler N64 memiliki bentuk “M” dengan tiga pegangan dan tombol yang jauh berbeda dari pendahulunya. Terdapat tombol A-B, 4 tombol C (warna kuning), tombol R-L-Z, Start, tombol 4 arah, dan sebuah “analog” di tengah.
Karena keanehannya, Kotaku (salah satu media di internet) memberikan “penghargaan” kepada kontroler N64 sebagai kontroler konsol Nintendo terburuk.

 Nintendo GameCube (NGC)
(2001-2007)

 

 NGC adalah konsol Nintendo pertama yang mengadopsi media disc, yaitu dalam bentuk miniDVD. NGC pun adalah konsol Nintendo pertama yang memiliki fitur online gaming, walaupun hanya terbatas untuk beberapa game dan mayoritas eksklusif untuk wilayah Jepang.

NGC bersaing dengan Sony PlayStation2, Microsoft Xbox, dan Sega Dreamcast di masanya; karena persaingan yang cukup ketat, NGC hanya dapat menduduki peringkat ke-2 dari segi penjualan, yaitu 21,74 juta unit (PS2 peringkat ke-1, 155 juta unit; Xbox peringkat ke-3, 24 juta unit, Dreamcast posisi ke-4, 10,6 juta unit).

Kontroler NGC mengalami perubahan dari pendahulunya; dengan menghilangkan “pegangan” ke-3 pada kontroler N64, NGC pun mengadopsi dua analog stick.
Selain dua analog stick, kontroler NGC memiliki tombol A-B-X-Y, L-R-Z, Start, dan 4 tombol arah.

 Walau kalah bersaing dengan PS2, NGC tetap memiliki game yang berkualitas dan unik seperti Super Smash Bros. Melee (game dengan penjualan tertinggi yaitu 70,09 juta kopi), Mario Kart: Double Dash!!, Luigi’s Mansion, Metroid Prime, Pikmin, dan Animal Crossing.

 

 Nintendo Wii (Wii)
(2006-sekarang)

 

 Wii adalah salah satu konsol Nintendo yang memiliki keunikan tersendiri.

Keunikan pertama adalah pada kontrolernya, yaitu berbentuk remote (Wiimote) yang memiliki sensor gerak di dalamnya. Keunikan kedua Wii adalah teknologi sensor gerak yang diadaptasinya (bahkan Wii adalah konsol gaming pertama yang mempopulerkan sensor gerak yang kelak ikut diadaptasi oleh Sony dengan PlayStation Move dan Microsoft dengan Kinect), dengan bantuan Sensor Bar dan Wiimote, pengguna dapat merasakan pengalaman gaming baru seperti mengayunkan Wiimote layaknya raket dalam permainan tenis, mengayunkan Wiimote layaknya pedang, dan berjoget ria dalam game Just Dance.

Wii yang bersaing langsung dengan Microsoft Xbox 360 dan Sony PlayStation 3 sukses merebut pasaran dunia. Dengan total penjualan 100,4 juta unit, Wii mengungguli penjualan X360 dan PS3 yang masing-masing terjual 78 juta unit dan 75 juta unit.

Dari segi kontroler, selain Wiimote, Wii pun memiliki kontroler alternatif yaitu Nunchuk, Classic Controller, Wii Zapper, dan Wii Wheel.

 
 Nintendo Wii U (WiiU)
(2012-sekarang)

 

 Konsol terbaru dari Nintendo ini merupakan salah satu konsol paling kontroversial.

Keberadaan konsol ini pun sempat dipertanyakan; sebagian pihak menganggap bahwa Wii U bukanlah konsol “Next-gen” karena kemampuan grafisnya yang tidak sehebat PS4 & XboxONE (that’s caleed “Graphic Whore), namun beberapa sebagian pihak lainnya menganggap Wii U adalah konsol “Next-gen” karena memberikan pengalaman bermain baru pada pengguna.

Wii U dirilis pada bulan November 2012 di Amerika Serikat & Eropa dan Desember 2012 di Jepang. Hingga bulan Juni kemarin, Wii U baru terjual sebanyak 3,61 juta unit, jauh di bawah penjualan konsol-konsol Nintendo sebelumnya.

Selain merupakan konsol pertama yang mengadaptasi teknologi NFC (Near Field Communication), Wii U pun memiliki keunikan pada kontrolernya, yaitu berupa tablet yang ukurannya 11-12 dengan konsol Wii U. Wii U pun merupakan konsol pertama yang mendukung resolusi Full HD (1080p).

Wii U GamePad memiliki layar sentuh resistif, layar ini dapat digunakan sebagai user interface tambahan dalam game seperti untuk inventory dan map. Wii U GamePad memiliki fitur kunci yaitu Off-TV play yang memungkinkan pengguna untuk bermain melalui layar GamePad tanpa harus menggunakan TV. Selain GamePad, Wii U dapat dikendalikan dengan menggunakan Wiimote+Nunchuk dan Wii U Pro Controller.

   


sumber : kaskus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *