Makanan Ini Dilarang, Ternyata Terbukti Merusak Kesehatan

Kita sebagai umat islam sudah terlebih dahulu tahu tentang haramnya babi, yang terdapat di dalam Al quran yakni surat Al Baqarah ayat 173, Al Maidah ayat3, Al An’am ayat 145 dan An Nahl ayat 115.  Dibalik haramnya babi, tentu saja hanya Allah Ta’ala Yang mengetahuinya. Namun ada fakta ilmiah yang membuktikan tentang haramnya babi. Nah berikut ini akan saya sampaikan 5 alasan mengapa babi itu haram.

Baca Juga : Korban Kelaparan, Menjadikan Gizi Buruk di Somalia

  1. Daging Babi Adalah Rumahnya Cacing Pita

Mengkonsumsi daging babi berarti menkonsumsi cacing pita. Hal ini akan mengakibatkan terkena resiko infeksi dari cacing pita (sistiserkosis). Selain mengandung cacing pita, daging babi juga mengandung cacing trachenea lolipia yang bisa berpindah pindah ke tubuh manusia yang memakannya.

2. Kantung Urine Babi Sering Bocor

Menurut para peneliti menyebutkan bahwa kantung urine babi sering bocor, sehingga semua urinenya meresap kedalam daging babi.

3. Babi Tidak Memiliki Leher

Secara fisiologis, babi tidak mendukung untuk disembelih, dikarenakan babi tidak memiliki leher. Sedangkan dalam Islam mensyriatkan memotong hewan pada lehernya.

4. Babi Hewan Paling Rakus dan Jorok

Babi memakan apa saja yang ditemuinya. Saking rakusnya, ketika makanan habis maka babi itu akan memuntahkan lagi makanan yang sudah didalam perut dan kemudian dimakan kembali. Bahkan sampah sampah yang berserakan pun akan jadi santapan lezat bagi seekor babi.

Artikel Populer : 5 Manfaat Jus Sayur Untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

5. DNA Babi Mirip Manusia

Fakta ilmiah mengatakan bahwa DNA babi sangat mirip dengan DNA manusia. Hal ini akan menularkan perilaku seekor babi kepada manusia yang mengkonsumsinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *